PT DIAN RAYA CIPTA PT DIAN RAYA CIPTA
Keberlanjutan Sustainability
Komitmen pada keberlanjutan usaha dan tanggung jawab sosial dalam setiap aktivitas operasional. A commitment to business sustainability and social responsibility in every operational activity.
Pendekatan keberlanjutan PT Dian Raya Cipta mencakup pedoman tanggung jawab sosial, informasi lingkungan, dan Business Continuity Management.
PT Dian Raya Cipta's sustainability approach encompasses social responsibility guidelines, environmental information, and Business Continuity Management.
Bagian konten keberlanjutan Sustainability content sections
KEBIJAKAN CSRCSR POLICY
Sebagai perusahaan yang berkomitmen pada keberlanjutan usaha dan tanggung jawab sosial, kami menetapkan pedoman bisnis yang menjadi dasar dalam setiap aktivitas operasional. Pedoman ini dirancang untuk memastikan keseimbangan antara pencapaian keuntungan, kepatuhan hukum, perlindungan lingkungan, kesejahteraan karyawan, serta terjalinnya hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan.
As a company committed to business sustainability and social responsibility, we establish business guidelines that serve as the foundation for every operational activity. These guidelines are designed to ensure a balance between achieving profitability, legal compliance, environmental protection, employee welfare, and building harmonious relationships with all stakeholders.
Pengelolaan Limbah Ramah LingkunganWaste Management through 3R
Berkomitmen untuk mengurangi dampak melalui penerapan prinsip 3R (Mengurangi, Menggunakan Kembali, Daur Ulang).
Perusahaan berkomitmen untuk mengurangi dampak lingkungan dengan mengelola limbah produksi, khususnya limbah plastik dan material sekali pakai. Melalui penerapan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle), perusahaan berupaya menekan volume limbah dan memaksimalkan pemanfaatan kembali material dalam proses stamping dan welding.
Pedoman Khusus
- Menerapkan program pengurangan limbah plastik sekali pakai pada seluruh area operasional.
- Mengoptimalkan pemisahan material sisa produksi (scrap metal, plastik, kertas) agar dapat didaur ulang.
- Bekerja sama dengan mitra pengelola limbah yang tersertifikasi dan ramah lingkungan.
Elemen Implementasi
- Menyediakan wadah pemilahan sampah terpilah di seluruh area produksi.
- Mengintegrasikan indikator pengurangan limbah dalam laporan keberlanjutan perusahaan.
Committed to reducing environmental impact through the application of the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle).
The company is committed to reducing environmental impact by managing production waste, particularly plastic and single-use materials. Through the application of the 3R principle (Reduce, Reuse, Recycle), the company aims to minimize waste volumes and maximize material reuse in stamping and welding processes.
Specific Guidelines
- Implement programs to reduce single-use plastic waste across all operational areas.
- Optimize segregation of production scrap (metal, plastic, paper) for recycling purposes.
- Collaborate with certified and environmentally responsible waste management partners.
Implementation Elements
- Provide waste segregation bins throughout production areas.
- Integrate waste reduction indicators into the company's sustainability reports.
Pengelolaan Limbah B3 Sesuai StandarHazardous Waste (B3) Management
Memastikan seluruh limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dihasilkan dikelola sesuai dengan ketentuan hukum serta standar ISO 14001.
Perusahaan memastikan bahwa seluruh limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang dihasilkan dari proses stamping dan welding dipisahkan, disimpan, dan dikelola sesuai dengan ketentuan hukum serta standar ISO 14001.
Pedoman Khusus
- Memisahkan limbah B3 dari limbah non-B3 sejak dari sumber.
- Menyediakan area penyimpanan khusus dengan label dan simbol sesuai regulasi.
- Bekerja sama dengan pihak ketiga berizin resmi untuk pengangkutan dan pengolahan akhir limbah.
Elemen Implementasi
- Menggunakan wadah penyimpanan sesuai standar Kementerian Lingkungan Hidup.
- Menyimpan catatan lengkap pengelolaan limbah B3 untuk kebutuhan pelaporan resmi.
Ensures that all hazardous waste (B3) generated is properly segregated, stored, and managed in compliance with legal requirements and ISO 14001 standards.
The company ensures that all hazardous waste (B3) generated from stamping and welding processes is properly segregated, stored, and managed in compliance with legal requirements and ISO 14001 standards.
Specific Guidelines
- Segregate hazardous waste from non-hazardous waste at the source.
- Provide dedicated storage areas with appropriate labels and hazard symbols.
- Collaborate with licensed third parties for transportation and final disposal of waste.
Implementation Elements
- Use storage containers in compliance with Ministry of Environment standards.
- Maintain complete hazardous waste management records for official reporting.
Pengurangan Emisi KarbonCarbon Emission Reduction
Sebagai bagian dari komitmen keberlanjutan, perusahaan mengurangi emisi karbon melalui efisiensi energi, optimalisasi konsumsi listrik, dan penggunaan bahan bakar yang lebih ramah lingkungan dalam operasional stamping dan welding.
Pedoman Khusus
- Mengganti peralatan lama dengan mesin hemat energi secara bertahap.
- Mengoptimalkan tata letak fasilitas untuk mengurangi kebutuhan energi berlebih.
Elemen Implementasi
- Mengganti atap bangunan dengan atap transparan untuk memanfaatkan cahaya matahari sebagai penerangan alami pada shift siang, sehingga menghemat konsumsi listrik.
As part of its sustainability commitment, the company reduces carbon emissions through energy efficiency, optimized electricity consumption, and the use of more environmentally friendly fuels in stamping and welding operations.
Specific Guidelines
- Gradually replace old equipment with energy-efficient machines.
- Optimize facility layouts to reduce unnecessary energy demand.
Implementation Elements
- Replace building roofs with transparent roofs to utilize natural sunlight for daytime production lighting, thereby reducing electricity consumption.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3)Occupational Health and Safety (OHS)
Memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat sesuai standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).
Perusahaan memastikan lingkungan kerja yang aman dan sehat sesuai standar K3. Hal ini mencakup pencegahan kecelakaan kerja, penyediaan alat pelindung diri (APD), serta pelatihan keselamatan bagi seluruh karyawan di area stamping dan welding.
Pedoman Khusus
- Menyediakan APD yang sesuai standar (helm, kacamata safety, sarung tangan, dan earplug).
- Melaksanakan pelatihan keselamatan kerja dan simulasi keadaan darurat secara rutin.
- Menetapkan SOP K3 di seluruh area produksi dan memastikan karyawan mematuhinya.
- Melakukan inspeksi dan audit keselamatan secara berkala.
Elemen Implementasi
- Menyediakan kotak P3K, APAR, dan jalur evakuasi dengan tanda yang jelas di seluruh area kerja.
- Membentuk tim tanggap darurat internal (ERT) yang siap menghadapi insiden di area produksi.
Ensures a safe and healthy workplace in accordance with Occupational Health and Safety (OHS) standards.
The company ensures a safe and healthy workplace in accordance with Occupational Health and Safety (OHS) standards. This includes accident prevention, provision of personal protective equipment (PPE), and safety training for all employees in stamping and welding areas.
Specific Guidelines
- Provide PPE that meets standards (helmets, safety glasses, gloves, and earplugs).
- Conduct regular safety training and emergency drills.
- Establish OHS SOPs in all production areas and ensure employee compliance.
- Conduct regular safety inspections and audits.
Implementation Elements
- Provide first aid kits, fire extinguishers, and clearly marked evacuation routes in all work areas.
- Establish an internal Emergency Response Team (ERT) prepared for incidents in production areas.
Pengembangan KompetensiCompetency Development
Mendukung pengembangan keterampilan teknis maupun non-teknis karyawan untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas produksi.
Perusahaan mendukung pengembangan keterampilan teknis maupun non-teknis karyawan, khususnya dalam bidang stamping, welding, quality control (QC), serta keterampilan penunjang lainnya, untuk mendukung peningkatan produktivitas dan kualitas hasil produksi.
Pedoman Khusus
- Menyelenggarakan pelatihan rutin sesuai kebutuhan teknis (stamping, welding, QC, dll.).
- Memberikan sertifikasi kompetensi untuk standar tertentu.
- Menyusun rencana pengembangan karier bagi setiap karyawan.
- Memberikan pelatihan soft skills seperti komunikasi, leadership, dan teamwork.
Elemen Implementasi
- Membuat program tahunan skill-upgrade di bidang teknik produksi dan inspeksi kualitas.
- Menjalin kerja sama dengan lembaga pelatihan eksternal atau asosiasi industri.
- Mengadakan evaluasi hasil pelatihan untuk mengukur efektivitasnya.
Supports the development of both technical and non-technical skills of employees to improve productivity and product quality.
The company supports the development of both technical and non-technical skills of employees, particularly in stamping, welding, quality control (QC), and other supporting skills, to improve productivity and product quality.
Specific Guidelines
- Conduct regular training tailored to technical needs (stamping, welding, QC, etc.).
- Provide competency certifications for specific standards.
- Develop career growth plans for each employee.
- Provide soft skills training such as communication, leadership, and teamwork.
Implementation Elements
- Develop annual skill-upgrade programs in production techniques and quality inspection.
- Collaborate with external training institutions or industry associations.
- Conduct evaluations of training outcomes to measure effectiveness.
Anti Korupsi dan GratifikasiAnti-Corruption and Anti-Gratification
Menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, dan suap dalam aktivitas bisnis.
Perusahaan menolak segala bentuk korupsi, gratifikasi, dan suap dalam aktivitas bisnis. Etika ini diterapkan pada semua hubungan bisnis, baik internal maupun eksternal, untuk menjamin kepercayaan dan integritas perusahaan.
Pedoman Khusus
- Menetapkan kebijakan anti-suap dan anti-gratifikasi yang berlaku bagi seluruh karyawan.
- Memberikan sosialisasi etika bisnis kepada karyawan dan mitra kerja.
- Menyediakan mekanisme pelaporan pelanggaran yang aman dan rahasia.
- Menindak tegas setiap pelanggaran yang terbukti.
Elemen Implementasi
Rejects all forms of corruption, gratification, and bribery in business activities.
The company rejects all forms of corruption, gratification, and bribery in business activities. This ethical standard applies to all business relations, both internal and external, to ensure trust and integrity of the company.
Specific Guidelines
- Establish anti-bribery and anti-gratification policies applicable to all employees.
- Provide business ethics training to employees and business partners.
- Provide secure and confidential reporting mechanisms for violations.
- Strictly enforce disciplinary actions for proven violations.
Implementation Elements
Transparansi Hubungan BisnisTransparency in Business Relations
Berkomitmen menjaga transparansi dan keterbukaan dalam hubungan dengan pelanggan, pemasok, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan.
Perusahaan berkomitmen menjaga keterbukaan informasi dan transparansi dalam hubungan dengan pelanggan, pemasok, mitra, dan seluruh pemangku kepentingan. Transparansi ini menjadi dasar dalam membangun kepercayaan serta hubungan jangka panjang yang sehat.
Pedoman Khusus
- Menyediakan laporan kinerja perusahaan secara berkala.
- Memastikan kontrak dan perjanjian bisnis dibuat secara adil dan transparan.
- Mengkomunikasikan perubahan kebijakan perusahaan secara terbuka kepada pemangku kepentingan.
- Menjaga integritas data dalam setiap komunikasi bisnis.
Elemen Implementasi
- Mempublikasikan informasi penting perusahaan melalui website resmi.
- Menyediakan forum komunikasi rutin dengan pelanggan dan pemasok.
- Melakukan evaluasi kepuasan pelanggan dan mitra bisnis secara berkala.
Committed to maintaining transparency and openness in its relationships with customers, suppliers, partners, and all stakeholders.
The company is committed to maintaining transparency and openness in its relationships with customers, suppliers, partners, and all stakeholders. Transparency serves as the foundation for building trust and long-term healthy relationships.
Specific Guidelines
- Provide regular company performance reports.
- Ensure that business contracts and agreements are made fairly and transparently.
- Communicate company policy changes openly to stakeholders.
- Ensure data integrity in all business communications.
Implementation Elements
- Publish key company information on the official website.
- Provide regular communication forums with customers and suppliers.
- Conduct regular customer and partner satisfaction evaluations.
Sistem PelaporanWhistleblowing System
Menyediakan saluran pelaporan yang dapat digunakan oleh karyawan maupun mitra kerja. Sistem ini bertujuan menjaga integritas perusahaan serta melindungi pelapor dari segala bentuk tindakan balasan.
Perusahaan menyediakan saluran pelaporan etika dan whistleblowing system yang dapat digunakan oleh karyawan maupun mitra kerja. Sistem ini bertujuan menjaga integritas perusahaan serta melindungi pelapor dari segala bentuk tindakan balasan.
Pedoman Khusus
- Menyediakan kanal pengaduan yang aman, rahasia, dan mudah diakses.
- Melindungi identitas pelapor serta menjamin tidak ada tindakan balasan.
- Menindaklanjuti setiap laporan dengan investigasi yang transparan.
- Melaporkan hasil investigasi dan tindak lanjutnya kepada manajemen senior.
Elemen Implementasi
- Menyediakan akses pengaduan melalui email, hotline, atau sistem online.
- Melakukan sosialisasi kebijakan whistleblowing kepada seluruh karyawan.
The company provides ethical reporting channels and a whistleblowing system accessible to employees and business partners. This system aims to safeguard company integrity and protect whistleblowers from any form of retaliation.
Specific Guidelines
- Provide secure, confidential, and easily accessible reporting channels.
- Protect whistleblower identity and ensure no retaliation occurs.
- Follow up all reports with transparent investigations.
- Report investigation results and follow-up actions to senior management.
Implementation Elements
- Provide reporting access via email, hotline, or online system.
- Socialize whistleblowing policies to all employees.
Perlindungan Hak Asasi Manusia dan Keterbukaan InformasiHuman Rights Protection and Public Disclosure
Menghormati, melindungi, dan memajukan hak asasi manusia dalam seluruh aktivitas bisnis. Selain itu, mengungkapkan informasi secara transparan melalui media publik resmi lainnya yang dapat diakses masyarakat.
Perusahaan menghormati, melindungi, dan memajukan hak asasi manusia dalam seluruh aktivitas bisnis. Selain itu, perusahaan secara transparan mengungkapkan informasi terkait inisiatif perlindungan HAM melalui situs web resmi atau media publik lainnya yang dapat diakses masyarakat.
Pedoman Khusus
- Memastikan seluruh aktivitas bisnis tidak melanggar prinsip hak asasi manusia.
- Mempublikasikan laporan tersebut secara terbuka melalui website atau media publik resmi.
Elemen Implementasi
- Memasukkan indikator kepatuhan HAM dalam sistem manajemen perusahaan.
- Menyediakan kanal komunikasi khusus untuk isu-isu HAM.
Respects, protects, and promotes human rights in all business activities. In addition, discloses information transparently through its official media accessible to the community.
The company respects, protects, and promotes human rights in all business activities. In addition, the company transparently discloses information regarding human rights initiatives through its official website or other public media accessible to the community.
Specific Guidelines
- Ensure that all business activities comply with human rights principles.
- Publish these reports openly on the company's website or official public media.
Implementation Elements
- Integrate human rights compliance indicators into the company's management system.
- Provide dedicated communication channels for human rights issues.
Pencapaian 2025Achievements in 2025
- 25% pengurangan konsumsi listrik dari penerapan atap transparan.
- 80% scrap metal berhasil didaur ulang.
- Tidak ada laporan pelanggaran HAM yang masuk ke whistleblowing system.
- 25% reduction in electricity consumption through transparent roofing.
- 80% of metal scrap was successfully recycled.
- No human rights violation reports were received through the whistleblowing system.
INFORMASI LINGKUNGANENVIRONMENT INFORMATION
Komitmen LingkunganEnvironmental Commitment
PT Dian Raya Cipta berkomitmen untuk menjaga kelestarian lingkungan dalam setiap proses produksinya. Kami meyakini bahwa keberlanjutan lingkungan adalah bagian penting dari tanggung jawab perusahaan terhadap masyarakat dan generasi mendatang.
PT Dian Raya Cipta is committed to protecting the environment throughout its production processes. We believe that environmental sustainability is an important part of the company's responsibility to society and future generations.
Kebijakan LingkunganEnvironmental Policy
Kami menerapkan kebijakan lingkungan yang berfokus pada:
- Mengurangi limbah dan emisi dari proses stamping dan welding.
- Mengelola bahan berbahaya dan beracun (B3) sesuai peraturan pemerintah.
- Meningkatkan efisiensi penggunaan energi dan sumber daya alam.
- Melakukan pemantauan dan evaluasi berkala terhadap dampak lingkungan.
- Mendorong partisipasi karyawan dalam program peduli lingkungan.
We implement an environmental policy focused on:
- Reducing waste and emissions from stamping and welding processes.
- Managing hazardous and toxic materials (B3) in accordance with government regulations.
- Improving efficiency in the use of energy and natural resources.
- Conducting regular monitoring and evaluation of environmental impacts.
- Encouraging employee participation in environmental care programs.
Efisiensi Energi & Sumber DayaEnergy & Resource Efficiency
Kami terus berinovasi untuk meningkatkan efisiensi energi dengan:
- Mengoptimalkan penggunaan material agar mengurangi scrap.
- Menerapkan sistem daur ulang dan penggunaan kembali untuk material sisa produksi.
- Mengganti atap bangunan dengan atap transparan untuk memanfaatkan cahaya matahari sebagai penerangan alami pada shift siang, sehingga menghemat konsumsi listrik.
We continue to innovate to improve energy efficiency by:
- Optimizing material use to reduce scrap.
- Implementing recycling and reuse systems for remaining production materials.
- Replacing building roofs with transparent roofing to use sunlight as natural lighting during the day shift, thereby reducing electricity consumption.
Pengelolaan LimbahWaste Management
PT Dian Raya Cipta memiliki sistem pengelolaan limbah yang terintegrasi:
- Pemilahan limbah padat, cair, dan B3.
- Kerja sama dengan pihak ketiga berizin untuk pengangkutan dan pengolahan limbah B3.
- Program 3R (Reduce, Reuse, Recycle) di area produksi dan kantor.
PT Dian Raya Cipta has an integrated waste management system:
- Segregation of solid, liquid, and B3 waste.
- Cooperation with licensed third parties for the transportation and treatment of B3 waste.
- A 3R program (Reduce, Reuse, Recycle) in production and office areas.
Kepatuhan & SertifikasiCompliance & Certification
Kami beroperasi sesuai dengan standar dan regulasi lingkungan, antara lain:
- Kepatuhan terhadap peraturan KLHK dan dinas lingkungan setempat.
- Sertifikasi ISO 14001: Environmental Management System.
We operate in accordance with environmental standards and regulations, including:
- Compliance with regulations issued by the Ministry of Environment and Forestry (KLHK) and local environmental authorities.
- ISO 14001 certification: Environmental Management System.
DRC BCM
Business Continuity Management (BCM)Business Continuity Management (BCM)
PT Dian Raya Cipta berkomitmen untuk memastikan keberlanjutan operasional perusahaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan, baik yang bersifat internal maupun eksternal. Melalui penerapan Business Continuity Management, kami berupaya menjaga keandalan sistem produksi, keselamatan karyawan, dan kepercayaan pelanggan.
PT Dian Raya Cipta is committed to ensuring operational continuity in the face of various potential disruptions, whether internal or external. Through the implementation of Business Continuity Management, we seek to maintain the reliability of production systems, employee safety, and customer confidence.
Tujuan BCMBCM Objectives
- Memastikan kegiatan produksi stamping dan welding dapat terus berjalan meskipun terjadi gangguan.
- Melindungi keselamatan karyawan dan aset perusahaan.
- Menjamin kelancaran suplai ke pelanggan tanpa gangguan signifikan.
- Menetapkan rencana pemulihan (recovery plan) yang efektif dan cepat.
- Ensure that stamping and welding production activities can continue in the event of disruption.
- Protect employee safety and company assets.
- Maintain continuity of supply to customers without significant disruption.
- Establish an effective and rapid recovery plan.
Kebijakan & Strategi BCMBCM Policy & Strategy
Kami mengembangkan kebijakan BCM yang berfokus pada:
- Identifikasi risiko terhadap proses bisnis utama, termasuk bencana alam, kebakaran, gangguan pasokan listrik, atau insiden keamanan.
- Penyusunan rencana tanggap darurat dan pemulihan operasi (DRP & BCP).
- Pelatihan dan simulasi rutin kepada seluruh karyawan agar siap menghadapi situasi darurat.
- Evaluasi berkala terhadap efektivitas rencana BCM sesuai perubahan kondisi perusahaan dan lingkungan bisnis.
We develop a BCM policy focused on:
- Identifying risks to key business processes, including natural disasters, fire, power-supply disruptions, or security incidents.
- Preparing emergency response and operational recovery plans (DRP & BCP).
- Providing regular training and simulations for all employees so they are prepared for emergency situations.
- Periodically evaluating the effectiveness of BCM plans in line with changes in company conditions and the business environment.
Implementasi di PT Dian Raya CiptaImplementation at PT Dian Raya Cipta
Sebagai bagian dari budaya perusahaan, implementasi BCM disosialisasikan melalui kegiatan internal seperti Family Gathering, yang menjadi sarana komunikasi, pelatihan informal, dan penguatan nilai kebersamaan serta kesiapsiagaan menghadapi krisis.
As part of the company culture, BCM implementation is communicated through internal activities such as the Family Gathering, which serves as a forum for communication, informal training, strengthening togetherness, and preparedness in facing crises.
Dokumentasi Family GatheringFamily Gathering Documentation
Kebijakan & Komitmen Policies & Commitments
Lihat komitmen PT Dian Raya Cipta terhadap mutu, keselamatan, kepuasan pelanggan, dan kepedulian terhadap lingkungan. Learn about PT Dian Raya Cipta's commitments to quality, safety, customer satisfaction, and environmental responsibility.